Mengapa harus kata JATUH yg berada di depan kata CINTA?
Apakah cinta memang selalu identik dengan musibah dan malapetaka?
Mengapa harus kata MATI yg berada di blakang kata CINTA?
Apakah cinta memang selalu menghadirkan segumpal lara & setetes air mata?
Bukankah cinta semestinya membuat kita bak seekor burung melintasi keindahan gunung2 & hijaunya lembah?
Ya Allah, maafkan hamba yg sering kali lebih mencintai dunia dan melupakan wajah2 cinta lain yg abadi dan tak pernah berakhir duka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar